kakak adikmu ini ingin liburan. nyawanya sudah naik ke awan untuk menyaksikan raganya liburan. lalu kakak kau tarik lagi nyawa itu, yang sudah siap tersenyum menyaksikan raganya bahagia dan jiwanya tenang setelah 6 bulan dia berjuang membahagiakan orang tuanya. kakak. jika kau tahu mereka tidak akan sanggup bersenang senang tanpamu aku tahu. harusnya kau tahu. merekapun tak akan sanggup pergi kebandung jika hanya berempat dengan adikmu. apalagi mereka harus berpisah denganmu ber pulau pulau. lalu kakak apakah kau tega membiarkan adikmu ini menjadi lumut sementara kau bersatu dengan air laut.
No comments:
Post a Comment