aku berjalan disini, di entah titik ke berapa dalam grafik yang seharusnya mempertemukan 2 buah garis. aku terus berjalan dari titik yang sangat jauh dibawah pada zona vertikal. menaiki curamnya jurang tanpa pijakan. terus melihat keatas berharap menemukan garis horizontal yang berpusat pada titik keseimbangan 0. disini terasa gelap, panas tanpa udara, hanya tersisa dinding jurang yang terasa seperti api. lalu ribuan tetes hujan turun, membasahi luka yang menyisakan perih, meninggalkan dingin yang membekukan nadi.
fyi, beda loh kalo pas sedih ada sedih yang lo harus dibikin ketawa ada yg lo harus dibikin lega ada juga yg lo harus disemangatin-- slmt bulan ke 25!
No comments:
Post a Comment